Riyadhus Shalihin – Taman
Orang-orang Shalih
Bab
63
Berlomba-lomba
Dalam Perkara Akhirat Dan Mengambil Banyak-banyak Dan Apa-apa Yang Menyebabkan
Keberkahan
Allah Ta'ala berfirman:
"Dan dalam hal yang sedemikian ini - yakni hal-hal
kebaikan - maka hendaknya berlomba-lombalah orang-orang yang ingin
berlomba-lomba." (al-Muthaffifin: 26)
Dari Sahal bin Sa'ad r.a. bahwasanya Rasulullah s.a.w. diberi
minuman lalu beliau meminumnya dan di sebelah kanannya ada seorang anak, sedang
di sebelah kirinya ada orang-orang tua. Lalu beliau bersabda - kepada anak itu:
"Adakah engkau izinkan kalau ini saya berikan kepada orang-orang tua
itu?" Anak itu menjawab: "Tidak, demi Allah, ya Rasulullah, saya
tidak akan mengalahkan diriku dalam memperoleh bagianku daripada Tuan itu
sehingga memberikannya kepada orang lain."
Maksudnya: Oleh
sebab anak itu ingin memperoleh keberkahan dan sisa minuman Rasulullah s.a.w.,
maka ia tetap memintanya dan tidak suka mengalah sekalipun kepada orang-orang
tua dan anak itu memang yang berhak, sebab berada di sebelah kanannya.
Selanjutnya Rasulullah s.a.w.
meletakkan minuman itu di tangan anak tadi.
Tallahu dengan ta' mutsannat di atas artinya meletakkannya. Anak yang
tersebut di atas itu ialah Ibnu
Abbas, radhiallahu 'anhuma.
Dari Abu Hurairah r.a. dari Nabi s.a.w., sabdanya: "Pada
suatu ketika Nabi Ayyub 'alaihis salam mandi dengan telanjang, lalu jatuhlah
padanya seekor belalang dari emas, lalu beliau mengibas-ngibaskan pada bajunya.
Kemudian Tuhannya Azzawaj'alla memanggilnya: "Hai Ayyub, bukankah Aku
telah membuatmu menjadi kaya - dalam jiwanya - dari apa yang engkau lihat
itu?" Ayyub menjawab: "Benar, demi keagunganMu, tetapi saya
samasekali tidak dapat merasa kaya - yakni masih amat membutuhkan - pada
keberkahanMu." (Riwayat Bukhari)
Tiada ulasan:
Catat Ulasan