Sabtu, 4 November 2017

Riyadhus Shalihin – Taman Orang-orang Shalih Bab 9

0 Comments

Riyadhus Shalihin – Taman Orang-orang Shalih

Bab 9


Memikir-mikirkan Keagungan Makhluk-makhluk Allah Ta'ala Dan Rusaknya Dunia Dan Kesukaran-kesukaran Di Akhirat Dan Perkara Yang Lain-lain DiDunia Dan Akhirat Serta Keteledoran

Jiwa, Juga Mendidiknya Dan Mengajaknya Untuk Bersikap Istiqamah


Allah Ta'ala berfirman:

"Katakanlah: Hanyasanya aku hendak menasihati kepadamu sekalian perkara satu saja, yaitu supaya engkau sekalian berdiri di hadapan Allah berdua-duaan atau sendiri-sendiri, kemudian engkau sekalian memikirkan bahwa bukanlah kawanmu itu terkena penyak'it gila. Tidaklah kawanmu itu melainkan seorang yang memberikan peringatan kepadamu sekalian sebetum datangnya siksa yang amat sangat." (Saba': 46)

Allah Ta'ala berfirman pula:


"Sesungguhnya dalam kejadian langit dan bumi serta bersilih, gantinya malam dengan siang itu adalah tanda-tanda - kekuasaan Allah - bagi orang-orang yang suka berfikir.

"Mereka itu ialah orang-orang yang selalu berzikir kepada Allah ketika berdiri, duduk ataupun berbaring sambil memikirkan kejadian langit dan bumi. Mereka berkata: "Wahai Tuhan kami, sesungguhnya tidaklah Engkau menjadikan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka lindungilah kami dari siksa api neraka." Sampai ayat-ayat seterusnya. (ali-lmran: 190-191)

Allah Ta'ala berfirman lagi:

"Apakah mereka tidak melihat - memperhatikan - pada unta, bagaimana ia diciptakan?

"Dan langit, bagaimana ia ditinggikan?

"Dan gunung-gunung, bagaimana ia ditegakkan?

"Dan juga bumi, bagaimana ia dikembangkan?

"Maka dari itu berikanlah peringatan, karena engkau itu hanyalah seorang yang bertugas memberi peringatan." (al-Ghasyiyah: 17-21)

Allah Ta'ala juga berfirman:

"Apakah mereka tidak hendak berjalan di muka bumi, lalu melihat - memperhatikan - bagaimana akibat orang-orang yang belum mereka? Allah telah membinasakan mereka itu dan keadaan yang seperti itu pula untuk orang-orang kafir?" (Muhammad: 10)

Ayat-ayat mengenai bab ini amat banyak sekali. Setengah dari Hadis-hadis yang berhubungan dengan bab ini ialah Hadis di muka, yaitu:

"Orang yang cerdik - berakal - ialah orang yang memperhitungkan keadaan dirinya." Dan seterusnya.

Adapun lengkapnya Hadis di atas ialah:

Dari Abu Ya'la yaitu Syaddad bin Aus r.a. dari Nabi s.a.w., sabdanya:





87


Riyadhus Shalihin – Taman Orang-orang Shalih

"Orang yang cerdik - berakal - ialah orang yang memperhitungkan keadaan dirinya dan suka beramal untuk mencari bekal sesudah matinya, sedangkan orang yang lemah ialah orang yang dirinya selalu mengikuti hawa nafsunya dan mengharap-harapkan kemurahan atas Allah - yakni mengharap-harapkan kebahagiaan dan pengampunan di akhirat, tanpa beramal shalih."

Diriwayatkan oleh Imam Termidzi dan ia mengatakan bahwa ini adalah Hadis hasan.



Tiada ulasan:

Catat Ulasan

 
back to top