Riyadhus Shalihin – Taman
Orang-orang Shalih
Bab
81
Melarang Meminta
Jabatan Memegang Pemerintahan, Memilih Meninggalkan Kekuasaan Jikalau Tidak
Ditentukan Untuk Itu Atau
Karena Ada Hajat — Kepentingan —
Padanya
Allah Ta'ala berfirman:
"Perumahan akhirat Kami jadikan untuk orang- orang yang
tidak menghendaki berbuat kesombongan di bumi dan pula tidak membikin kerusakan
dan penghabisan yang baik adalah untuk orang-orang yang bertaqwa." (al-Qashash: 83)
Dari Abu Said, yaitu Abdur Rahman bin Samurah r.a., katanya:
"Rasululiah s.a.w. bersabda kepada saya:
"Hai Abdur
Rahman bin Samurah, janganlah engkau meminta jabatan amir - penguasa negara,
sebab jikalau engkau diberi tanpa adanya permintaan daripadamu, maka engkau
akan diberi pertolongan oleh Allah dalam memegang jabatan itu, tetapi jikalau
engkau diberi dengan sebab adanya permintaan daripadamu, maka engkau akan
dipalingkan dari pertolongan Allah. Jikalau engkau bersumpah atas sesuatu yang
disumpahkan, kemudian engkau mengetahui sesuatu yang selainnya itu lebih baik
daripada apa yang engkau sumpahkan tadi, maka datangilah - yakni laksanakanlah
-apa-apa yang lebih baik tadi serta bayarlah kaffarah - denda - karena sumpahmu
itu." (Muttafaq 'alaih)
Dari Abu Zar r.a., katanya: "Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Hai Abu Zar, sesungguhnya saya melihat engkau itu adalah seorang yang
lemah dan sesungguhnya saya mencintai untukmu sesuatu yang saya cintai untukku
sendiri. Janganlah engkau menjadi seorang amir - pemegang kekuasaan atau hakim
- atas dua orang -maksudnya sekalipun yang diperintah itu hanya sedikit dan
diibaratkan dua orang, tetapi jangan suka menjadi penguasa atau yang membawahi
mereka -dan jangan pula engkau mendekati harta anak yatim - sehingga engkau
pakai untuk keperluanmu sendiri." (Riwayat Muslim)
Dari Abu Zar r.a. pula, katanya: "Saya berkata: "Ya
Rasulullah, tidakkah Tuan suka menggunakan saya - yakni mengangkat saya sebagai
seorang petugas negara." Beliau s.a.w. lalu menepuk bahuku dengan
tangannya, lalu bersabda:
"Hai Abu
Zar, sesungguhnya pada hari kiamat engkau adalah seorang yang lemah dan
sesungguhnya jabatan pemerintahan itu adalah sebagai amanat dan sebenarnya
jabatan sedemikian itu adalah merupakan kerendahan serta penyesalan - pada hari
kiamat - bagi orang yang tidak dapat menunaikan amanatnya, kecuali seseorang
yang mengambil amanat itu dengan hak sebagaimana mestinyadan menunaikan apa
yang dibebankan atas dirinya perihal amanat yang dipikulkan tadi. (Riwayat
Muslim)
675. Dari Abu Hurairah r.a. bahwasanya
Rasulullah s.a.w. bersabda:
338
"Sesungguhnya
engkau semua itu akan bersifat loba untuk memperoleh jabatan sebagai penguasa
negara dan jabatan sedemikian itu akan menyebabkan adanya penyesalan pada hari
kiamat." (Riwayat Bukhari)
Tiada ulasan:
Catat Ulasan