Riyadhus Shalihin – Taman
Orang-orang Shalih
Bab
20
Memberikan
Petunjuk Kepada Kebaikan Dan Mengajak Ke Arah Hidayat Atau Ke Arah Kesesatan
Allah Ta'ala berfirman:
"Dan
berdakwahlah menuju jalan Tuhanmu." (al-Haj 76 atau al-Qashash)
Allah Ta'ala berfirman lagi:
"Dan berdakwahlah menuju jalan Tuhanmu dengan
kebijaksanaan dan nasihat yang baik." (an-Nahl: 125)
Allah Ta'ala juga berfirman:
"Dan
tolong-menolonglah engkau semua atas kebajikan dan ketaqwaan." (al-Maidah: 2)
Allah Ta'ala berfirman pula:
"Hendaklah ada di antara engkau semua itu suatu golongan
yang berdakwah menuju kebaikan." (ali-lmran: 104)
Dari Abu Mas'ud yaitu 'Uqbah bin 'Amral-Anshari al-Badri r.a.,
katanya: "Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Barangsiapa
yang memberikan petunjuk atas kebaikan, maka baginya adalah seperti pahala
orang yang melakukan kebaikan itu." (Riwayat Muslim)
175. Dari Abu Hurairah r.a. bahwasanya
Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Barangsiapa
yang mengajak ke arah kebaikan, maka ia memperoleh pahala sebagaimana
pahala-pahala orang-orang yang mengikutinya, tanpa dikurangi sedikitpun dan
dari pahala-pahala mereka yang mencontohnya itu, sedang barangsiapa yang
mengajak kearah keburukan, maka ia memperoleh dosa sebagaimana dosa-dosa
orang-orang yang mengikutinya, tanpa dikurangi sedrkitpun dari dosa-dosa mereka
yang mencontohnya itu." (Riwayat Muslim)
Dari Abul Abbas yaitu Sahl bin Sa'ad as-Sa'idi r.a. bahwasanya
Rasulullah s.a.w. bersabda pada hari perang Khaibar: "Niscayalah saya akan
memberikan bendera ini esok hari kepada seseorang yang Allah akan memberikan
kemenangan di atas kedua tangannya. Ia mencintai Allah dan RasulNya dan ia juga
dicintai Allah dan RasulNya."
Malam harinya
orang-orang - para sahabat - sama bercakap-cakap berbisik-bisik, siapa di
antara mereka yang akan diberi bendera itu. Setelah pagi hari menjelma,
orang-orang sama pergi ke tempat Rasulullah s.a.w. semuanya mengharapkan agar
supaya bendera itu diberikan padanya. Kemudian beliau s.a.w. bersabda: "Di
manakah Ali bin Abu Thalib?" Kepada beliau dikatakan: "Ya Rasulullah,
ia sakit kedua matanya." Beliau bersabda lagi: "Bawalah ia
kemari." Ali didatangkan di hadapan beliau s.a.w. kemudian Rasulullah
s.a.w. berludah ke kedua matanya dan mendoakan untuk kesembuhannya, lalu iapun
sembuhlah - kedua matanya, seolah-olah tidak pernah sakit sebelumnya.
Selanjutnya
138
beliau s.a.w.
memberikan bendera itu padanya. Ali r.a. berkata: "Ya Rasulullah, apakah
saya wajib memerangi mereka hingga mereka menjadi seperti kita semua - yakni
masuk Islam?" Beliau s.a.w. menjawab: "Berjalanlah perlahan-lahan -
tidak tergesa-gesa, sehingga engkau datang di halaman perkampungan mereka.
Kemudian ajaklah mereka itu untuk masuk Islam dan beritahukanlah kepada mereka
apa-apa yang wajib atas diri mereka dari hak-haknya Allah Ta'ala yang perlu
dipenuhi. Demi Allah, niscayalah jikalau Allah memberikan petunjuk dengan sebab
usahamu akan seseorang - satu orang saja, maka hal itu lebih baik bagimu
daripada memiliki unta-unta yang merah-merah - kiasan harta yang amat dicintai
oleh bangsa Arab." (Muttafaq 'alaih)
Dari Anas r.a. bahwasanya seorang pemuda dari suku Aslam
berkata: "Ya Rasulullah, sesungguhnya saya ini ingin mengikuti peperangan,
tetapi saya tidak mempunyai sesuatu yang saya gunakan sebagai persiapan -
bekal." Beliau s.a.w. lalu bersabda: "Datanglah pada si Fulan itu,
sebab ia telah bersiap-siap - dengan bekalnya - tetapi kemudian sakit."
Pemuda itu mendatangi orang tersebut dan berkata: "Sesungguhnya Rasulullah
s.a.w. mengucapkan salam padamu," dan pemuda itu berkata lagi:
"Berikanlah kepada saya bekal-bekal yang telah Tuan siapkan." Orang
tersebut lalu berkata- kepada isterinya: "Hai Fulanah,berikanlah pada
orang ini apa-apa yang telah saya siapkan untuk bekal - dalam perang. Janganlah
bekal itu engkau tahan sedikitpun,demi Allah, janganlah bekal itu engkau tahan
sedikitpun, supaya engkau memperoleh berkah dalam bekal - yang diberikan
tadi." (Riwayat Muslim)
Tiada ulasan:
Catat Ulasan