Sabtu, 4 November 2017

RIYADHUS SHALIHIN - Kandungan

0 Comments
Riyadhus Shalihin – Taman Orang-orang Shalih

     Peringatan: kitab ini masih dalam semakan. Jika terdapat sebarang pembetulan, dari segi ayat dan nama perawi hadis, sila maklumkan kepada kami untuk di buat pembetulan. Sekian terima kasih.


Kandungan





RIYADHUS SHALIHIN


ﲔﳊﺎﺼﻟﺍ ﺽﺎﻳﺭ



Bab
1
Keikhlasan Dan Menghadirkan Niat Dalam Segala Perbuatan, Ucapan Dan


Keadaan Yang Nyata Dan Yang Samar
Bab
2
Taubat
Bab
3
Sabar
Bab
4
Kebenaran
Bab
5
Muraqabah (Pengintaian)
Bab
6
Ketaqwaan
Bab
7
Yakin Dan Tawakkal
Bab
8
Bertindak Lurus
Bab
9
Memikir-mikirkan  Keagungan  Makhluk-makhluk  Allah  Ta'ala  Dan


Rusaknya Duma Dan Kesukaran-kesukaran Di Akhirat Dan Perkara Yang


Lain-lain Di Dunia Dan Akhirat Serta Keteledoran Jiwa, Juga Mendidiknya


Dan Mengajaknya Untuk Bersikap Istiqamah
Bab
10
Bersegera  Kepada  Kebaikan  Dan  Menganjurkan  Kepada  Orang  Yang


Menuju  Kebaikan  Supaya  Menghadapinya  Dengan  Sungguh-sungguh


Tanpa Keragu-raguan
Bab
11
Bersungguh-sungguh
Bab
12
Menganjurkan  Untuk  Menambah-nambah  Kebaikan  Pada  Akhir-akhir


Umur
Bab
13
Menerangkan Banyaknya Jalan-jalan Kebaikan
Bab
14
Berlaku Sedang Dalam Beribadat
Bab
15
Memelihara Kelangsungan Amalan-amalan
Bab
16
Perintah Memelihara Sunnah Dan Adab-adabnya
Bab
17
Kewajiban Mengikuti Hukum Allah Dan Apa-apa Yang Diucapkan Oleh


Orang Yang Diajak Ke Arah Itu Dan Yang Diperintah Berbuat Kebaikan


Atau Dilarang Berbuat Keburukan
Bab
18
Larangan  Terhadap  Kebid'ahan-kebid'ahan  Dan  Perkara-perkara  Yang


Diada-adakan
Bab
19
Orang Yang Memulai Membuat Sunnah Yang Baik Atau Buruk
Bab
20
Memberikan Petunjuk Kepada Kebaikan Dan Mengajak Ke Arah Hidayat


Atau Ke Arah Kesesalan
Bab
21
Tolong-menolong Dalam Kebaikan Dan Ketaqwaan
Bab
22
Nasihat
Bab
23
Memerintah Dengan Kebaikan Dan Melarang Dari Kemungkaran
Bab
24
Memperkeraskan Siksaan Orang Yang Memerintahkan Kebaikan Atau


Melarang Dari Kemungkaran, Tetapi Ucapannya Tidak Tepat Dengan



1


Riyadhus Shalihin – Taman Orang-orang Shalih



Kelakuannya


Bab
25
Perintah Menunaikan Amanat


Bab
26
Keharamannya Menganiaya Dan Perintah Mengembalikan Apa-apa Yang


Dari Hasil Penganiayaan


Bab
27
Mengagungkan  Kehormatan-kehormatan Kaum Muslimin
Dan Uraian


Tentang Hak-hak Mereka Serta Kasih-sayang Dan Belas-kasihan Kepada


Mereka


Bab
28
Menutupi  Cela-cela  Kaum  Muslimin  Dan  Melarang  Untuk Menyiar-


nyiarkannya Tanpa Adanya Dharurat


Bab
29
Menyampaikan Hajat-hajatnya Kaum Muslimin


Bab
30
Syafaat


Bab
31
Mendamaikan Antara Para Manusia


Bab
32
Keutamaan Kelemahan Kaum Muslimin.  Kaum Fakir Dan Orang-orang


Yang Tidak Masyhur


Bab
33
Bersikap Lemah-lembut Kepada Anak Yatim. Anak-anak Perempuan Dan


Orang Lemah Yang Lain-lain. Kaum Fakir Miskin, Orang-orang Cacat,


Berbuat  Baik  Kepada  Mercka,  Mengasihi,  Merendahkan
Diri  Serta


Bersikap Merendah Kepada Mereka


Bab
34
Berwasiat Kepada Kaum Wanita







Bab
35
Hak Suami Atas Isteri (Yang Wajib Dipenuhi Oleh Isteri)


Bab
36
Memberikan Nafkah Kepada Para Keluarga


Bab
37
Memberikan Nafkah Dari Sesuatu Yang Disukai Dan Dari Sesuatu Yang


Baik


Bab
38
Kewajiban Memerintah Keluarga Dan Anak-anak Yang Sudah Tamyiz,


Juga Semua Orang Yang Dalam Lingkungan Penjagaannya, Supaya Taat


Kepada Allah Ta'aia Dan Melarang Mereka Dari Menyalahinya,
Harus,


Pula Mendidik Mereka Dan Mencegah Mereka Dari Melakukan Apa-apa


Yang Dilarang


Bab
39
Hak Tetangga Dan Berwasiat Dengannya


Bab
40
Berbakti Kepada Kedua Orangtua Dan Mempererat Keluarga


Bab
41
Keharamannya Berani - Kepada Orangtua - Dan Memutuskan Ikatan


Kekeluargaan


Bab
42
Keutamaan Berbakti Kepada Kawan-kawan Ayah, Ibu, Kerabat, Isteri Dan


Lain-lain Orang Yang Sunnah Dimuliakan


Bab
43
Memuliakan Ahli Baitnya Rasulullah s.a.w. Dan Menerangkan Keutamaan


Mereka


Bab
44
Memuliakan  Alim  Ulama,  Orang-orang  Tua,  Ahli  Keutamaan  Dan


Mendahulukan  Mereka  Atas  Lain-lainnya,  Meninggikan  Kedudukan


Mereka Serta Menampakkan Martabat Mereka


Bab
45
Berziarah Kepada Para Ahli Kebaikan, Duduk-duduk Dengan Mereka,


Mengawani Mereka, Mencintai Mereka, Meminta Mereka Supaya Berziarah


Ke Tempat Kita, Meminta Doa Dari Mereka Serta Berziarah Ke Tempat-


tempat Yang Utama


Bab
46
Keutamaan Mencintai Kerana Allah Dan Menganjurkan Sikap Sedemikian,


Juga  Memberitahukannya  Seseorang  Kepada  Orang  Yang  Dicintainya


Bahwa Ia Mencintainya Dan Apa Yang Diucapkan Oleh Orang Yang


Diberitahu Sedemikian Itu


Bab
47
Tanda-tanda Kecintaan Allah Kepada Seseorang Hamba
Dan
Anjuran



2


Riyadhus Shalihin – Taman Orang-orang Shalih



Untuk Berakhlak Sedemikian Serta Berusaha Menghasilkannya
Bab
48
Ancaman Dari Menyakiti Orang-orang Shalih, Kaum Yang Lemah Dan


Fakir Miskin
Bab
49
Menjalankan  Hukum-hukum  Terhadap  Manusia  Menurut  Lahirnya,


Sedang Keadaan Hati Mereka Terserah Allah Ta'ala
Bab
50
Takut Kepada Allah Ta'ala
Bab
51
Mengharapkan
Bab
52
Keutamaan Mengharapkan
Bab
53
Mengumpulkan Antara Takut Dan Mengharapkan
Bab
54
Keutamaan Menangis Kerana Takut Kepada Allah Ta'ala Dan Kerana


Kindu Padanya
Bab
55
Keutamaan  Zuhud  Di  Duma  Dan  Anjuran  Unluk  Mempersedikit


Keduniaan Dan Keutamaan Kefakiran
Bab
56
Keutamaan Lapar, Hidup Serba Kasar, Cukup Dengan Sedikit Saja Dalam


Hal Makan, Minum, Pakaian Dan Lain-lain Dari Ketentuan-ketentuan


Badan   Serta   Meninggalkan   Kesyahwatan-kesyawatan   (Keinginan-


keinginan Jasmaniyah)
Bab
57
Qana'ah - Puas Dengan Apa Adanya Dan Tetap Berusaha, 'Afaf- Enggan


Meminta-minta, Berlaku Sederhana Dalam Kehidupan Dan Berbelanja


Serta Mencela Meminta Tanpa Dharurat
Bab
58
Boleh Mengambil Tanpa Meminta Atau Mengintai -Mengharap-harapkan
Bab
59
Anjuran Untuk Makan Dari Hasil Usaha Tangan Sendiri Dan Menahan Diri


Dari Meminta Serta Menuntut Agar Diberi
Bab
60
Murah Hati Dan Dermawan Serta Membelanjakan Dalam Arah Kebaikan


Dengan Percaya Penuh Kepada Allah Ta'ala
Bab
61
Melarang Sifat Bakhil Dan Kikir
Bab
62
Mengutamakan Orang Lain Dan Memberi Pertolongan - Agar Menjadi


Ikutan
Bab
63
Berlomba-lomba Dalam Perkara Akhirat Dan Mengambil Banyak-banyak


Dari Apa-apa Yang Menyebabkan Keberkahan
Bab
64
Keutamaan Orang Kaya Yang Bersyukur Yakni Orang Yang Mengambil


Harta Dari Arah Yang Diridhai Dan Membelanjakannya Dalam Arah-arah


Yang Diperintahkan
Bab
65
Mengingat-ingat Kematian Dan memperpendekkan Angan-angan
Bab
66
Kesunnahan Berziarah Kubur Bagi Orang-orang Lelaki Dan Apa-apa Yang


Diucapkan Oleh Orang Yang Berziarah
Bab
67
Kemakruhan Mengharapkan Kematian Dengan Sebab Adanya Bahaya


Yang  Menimpanya.  Tetapi  Tidak  Mengapa  jika  Kerana  Menakutkan


Adanya Fitnah Dalam Agama
Bab
68
Kewara'an Dan Meninggalkan Apa-apa Yang Syubhat
Bab
69
Kesunnahan Memencilkan Diri Di Waktu Rusaknya Keadaan Zaman Atau


Kerana  Takut  Fitnah  Dalam  Agama  Dan  Jatuh  Dalam  Keharaman,


Kesyubhatan-kesyubhatan Atau Lain-lain Sebagainya
Bab
70
Keutamaan  Bergaul  Dengan  Orang  Banyak,  Menghadiri  Shalat-shalat


Jum'at Dan Jamaah Bersama Mereka Serta Mengunjungi Tempat-tempat


Kebaikan  Dan  Majlis-majlis  Zikir,  Juga  Meninjau  Orang  Yang  Sakit,


Menghadiri  Janazah-Janazah,  Membantu  Yang  Mempunyai  Hajat,


Menunjukkan Yang Bodoh Dan Lain-lain Yang Termasuk Kemaslahatan


Mereka Bagi Orang Yang Kuasa Beramar Ma'ruf Dan Nahi Mungkar.



3


Riyadhus Shalihin – Taman Orang-orang Shalih



Demikian Pula Mencegah Diri Sendiri Dari Berbuai Menyakiti Serta Sabar


Atas Sesuatu Yang Menyakitkan - Yang Menimpa Pada Diri Sendiri
Bab
71
Tawadhu' Dan Menundukkan Sayap — Yakni Merendahkan Diri - Kepada


Kaum Mu'minin
Bab
72
Haramnya Bersikap Sombong Dan Merasa Heran Pada Diri Sendiri
Bab
73
Bagusnya Budi pekerti
Bab
74
Sabar, Perlahan-lahan Dan Kasih-sayang — Lemah-lembut
Bab
75
Memaafkan Dan Tidak Menghiraukan Orang-orang Yang Bodoh
Bab
76
Menahan Apa-apa Yang Menyakitkan
Bab
77
Marah Jikalau Kehormatan-kehormatan Syara' Dilanggar Dan Membantu


Untuk Kemenangan Agama Allah Ta'ala



Bab
78
Perintah Kepada Pemesang Pemerintahan Supaya Bersikap Lemah-lembut


Kepada  Kakyatnya,  Memberikan  Nasihat  Serta  Kasih-sayang  Kepada


Mereka, Jangan Mengelabui Dan Bersikap Keras Pada Mereka, Juga jangan


Melalaikan Kemaslahatan- kemaslahatan Mereka, Lupa Mengurus Mereka


Ataupun Apa-apa Yang Menjadi Hajat Kepentingan Mereka
Bab
79
Penguasa Yang Adil
Bab
80
Wajibnya Mentaati Pada Penguasa Pemerintahan Dalam Perkara-perkara


Bukan  Kemaksiatan  Dan  Haramnya  Mentaati  Mereka  Dalam  Urusan


Kemaksiatan
Bab
81
Melarang   Meminta   labatan   Memegang   Pemerintahan,   Memilih


Meninggalkan Kekuasaan Jikalau Tidak Ditentukan Untuk Itu Atau Kerana


Ada Hajat - Kepentingan - Padanya
Bab
82
Memerintah  Sultan  Atau  Qadhi  Dan  Lain-lainnya  Dari  Golongan


Pemegang Pemerintahan Supaya Mengangkat Wazir - Atau Pembantu -


Yang Baik Dan Menakut-nakuti Mereka Dari Kawan-kawan Yang jahat


Serta Menerima - Membenarkan - Keterangan Mereka Itu
Bab
83
Melarang Memberikan labatan Sebagai Amir - Penguasa Negara - Ataupun


Kehakiman Dan Lain-lainnya Dari Jabatan-jabatan Pemerintahan Negara


Kepada Orang Yang Memintanya Atas Tamak Untuk Memperolehnya,


Lalu Menawarkan Diri Untuk Jabatan Itu


KITAB ADAB



Bab
84
Malu Dan Keutamaannya Dan Menganjurkan Untuk Berakhlak Dengan


Sifat Malu Itu
Bab
85
Menjaga Rahsia
Bab
86
Memenuhi Perjanjian Dan Melaksanakan Janji
Bab
87
Memelihara Apa-apa Yang Sudah Dibiasakan Dari Hal kebaikan
Bab
88
Sunnahnya Berbicara Yang Baik Dan Menunjukkan Wajah Yang Manis


Ketika Bertemu
Bab
89
Sunnahnya Menerangkan Dan Menjelaskan Pembicaraan Kepada Orang


Yang Diajak Bicara Dan Mengulang-ulanginya Agar Dapat Dimengerti.


Jikalau Orang Itu Tidak Dapat Mengerti Kecuali Dengan Cara Mengulang-


ulangi Itu
Bab
90
Mendengarkannya Seorang Kawan Kepada Pembicaraan Kawannya Yang


Tidak Berupa Pembicaraan Yang Haram Dan Memintanya Orang Alim


Serta  Juru  Nasihat  Kepada  Orang-orang  Yang  Menghadiri  Majlisnya



4


Riyadhus Shalihin – Taman Orang-orang Shalih



Supaya Mereka Mendengarkan Baik-baik
Bab
91
Menasihati Dan Berlaku Sedang Dalam Memberikan Nasihat
Bab
92
Bersikap Tenang Dan Pelan-pelan
Bab
93
Sunnahnya Mendalangi Shalat, Ilmu Pengetahuan Dan Lain-lainnya Dari


Berbagai Ibadat Dengan Sikap Pelan-pelan Dan Tenang
Bab
94
Memuliakan Tamu
Bab
95
Sunnahnya  Memberikan  Berita  Gembira  Dan  Mengucapkan  Ikut


Bergembira Dengan Diperolehnya Kebaikan
Bab
96
Mohon Dirinya Seseorang Sahabat Dan Memberikan Wasiat Padanya


Ketika Hendak Berpisah Dengannya Kerana Bepergian Atau Lain-lainnya.


Mendoakannya  Serta  Meminta  Doa  Daripadanya  (Supaya  Didoakan


Olehnya)
Bab
97
Istikharah (Mohon Pilihan) Dalam Bermusyawarat
Bab
98
Sunnahnya Bepergian Ke Shalat Hari Raya. Meninjau Orang Sakit, Haji,


Peperangan, Janazah, Dan Lain-lain Sebagainya Dari Satu Macam Jalan


Dan Kembali Dengan Melalui Jalan Yang Selain Waktu Perginya Itu Kerana


Memperbanyakkan Tempat Ibadat
Bab
99
Mencukur Kumis, Mencabut Rambut Keliak, Mencukur Kepala, Bersalam


Dari Shalat, Makan, Minum, Berjabatan Tangan, Menjabat Hajar Aswad,


Keluar Dari Jamban, Mengambil, Memberi Dan Lain-lain Yang Semakna


Dengan ltu, Juga Disunnahkan Mendahulukan Anggota Yang Kiri Dalam


Hal-hal Yang Sebaliknya Di Atas Seperti Beringus, Berludah Di Sebelah


Kiri, Masuk Jamban, Keluar Dari Masjid, Melepaskan Sepatu, Terumpah,


Celana, Pakaian Serta Bercebok Dan Mengerjakan Apa-apa Yang Dianggap


Kotor Dan Yang Serupa Dengan itu


KITAB ADAB-ADAB MAKANAN



Bab
100
Mengucapkan Bismillah Pada Permulaan Makan Dan Alhamdulillah Pada


Penghabisannya
Bab
101
Jangan Mencela Makanan Dan Sunnahnya Memuji Makanan
Bab
102
Apa-apa Yang Diucapkan Oleh Orang Yang Mendalangi Makanan Sedang


Ia Berpuasa Dan Tidak Hendak Berbuka
Bab
103
Apa Yang Diucapkan Oleh Orang Yang Diundang Untuk Menghadiri


Jamuan Makanan Lalu Diikuti Oleh Orang Lain
Bab
104
Makan  Dari  Apa-apa  Yang  Ada  Di  Dekatnya,  Menasihati  Serta


Mengajarkannya Budi Pekerti Pada Seseorang Yang Buruk Ketika Makan
Bab
105
Larangan Mengumpulkan Dua Buah Kurma Atau Lain-lainnya Jikalau


Makan Bersama-sama Kecuali Dengan Izin Kawan-kawannya
Bab
106
Apa-apa Yang Diucapkan Dan Dilakukan Oleh Orang Yang Makan Dan


Tidak Sampai Kenyang
Bab
107
Perintah Makan Dari Tepi Piring Dan Larangan Makan Dari Tengahnya
Bab
108
Kemakruhan Makan Sambil Bersandar
Bab
109
Sunnahnya  Makan  Dengan  Menggunakan  Tiga  Jari  Dan  Sunnahnya


Menjilati  Jari-jari  Serta  Kemakruhan  Mengusap  Jari-jari  Sebelum


Menjilatinya, Juga Sunnahnya Menjilati Piring Dan Mengambil Suapan


Yang Jatuh Daripadanya Terus Memakannya, Juga Bolehnya Mengusap


Jari-jari Sesudah Dijilati Pada Tangan, Kaki Dan Lain-lain Sebagainya
Bab
110
Memperbanyakkan Tangan Pada Makanan - Yakni Hendaknya Ketika



5


Riyadhus Shalihin – Taman Orang-orang Shalih

Makan itu Beserta Orang Banyak

Bab 111       Kesopanan-kesopanan Minum Dan Sunnahnya Bernafas Tiga Kali Di Luar Wadah Serta Kemakruhan Bernafas Di Dalam Wadah Dan Sunnahnya Memutarkan Wadah Pada Orang Yang Sebelah Kanan Lalu Yang Sebelah Kanan Lagi Sesudah Orang Yang Memulai Minum ltu
Bab 112       Kemakruhan Minum Dari Mulut Girbah - Tempat Air Dari Kulit - Dan Lain-lainnya Dan Uraian Bahwasanya Hal ltu Adalah Makruh Tanzih Dan Bukan Haram
Bab  113      Kemakruhan Meniup Dalam Minuman
Bab 114       Uraian Tentang Bolehnya Minum Sambil Berdiri Dan Uraian Bahwa Yang Tersempurna Dan Termulia ialah Minum Sambil Duduk
Bab 115       Sunnah Orang Yang Memberi Minum Orang Banyak Supaya Ia Minum Terakhir Sekali
Bab 116       Bolehnya Minum Dari Segala Wadah Yang Suci Selain Yang Terbuat Dari Emas Dan Perak Dan Bolehnya Mengokop Yaitu Minum Dengan Mulut Dari Sungai Alau Lain-lain Tanpa Menggunakan Wadah Atau Tangan, Juga Haramnya Menggunakan Wadah Yang Terbuat Dari Emas Atau Perak Di Waktu Minum, Makan, Bersuci Dan Lain-lain Macam Penggunaan







Tiada ulasan:

Catat Ulasan

 
back to top